Senin, 29 Februari 2016

Perilaku Konsumen

Muhamad Indrawan
Departemen Ilmu Komputer (www.cs.ipb.ac.id)
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (www.fmipa.ipb.ac.id)
Institut Pertanian Bogor (www.ipb.ac.id)

Kuliah Perilaku Konsumen IKK223 (Consumer Behavior Class)
Department of Family and Consumer Sciences, (www.ikk.fema.ipb.ac.id)
College of Human Ecology (www.fema.ipb.ac.id)
Bogor Agricultural University IPB (www.ipb.ac.id)

Dosen: Prof. Dr. Ir. Ujang  Sumarwan, MSc (www.sumarwan.staff.ipb.ac.id, www. Ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id, sumarwan@mb.ipb.ac.id)
Dr. Ir. Lilik Noor Yuliati, MFSA
Dr. Ir. Megawati Simanjuntak, MS
Ir. Retnaningsih, MS
Ir. Md Djamaluddin, MSc

Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Jakarta: PT Ghalia Indonesia.





Kuliah pertama kali adalah tanggal 17 Februari 2016 pukul 13.00-15.30 di ruangan RK IKK 1-1.
Isi materi kuliah: Kepribadian
Tidak ada dua manusia yang persis sama dari sifatnya (personality-nya).
Memahami kepribadian konsumen penting bagi pemasar. Ini terkait dengan perilaku konsumen dalam memilih atau membeli produk.
Manfaat bagi pemasar apabila tau perilaku konsumen yaitu kepribadian dapat dijadikan dasar dalam melakukan pemangsaan pasar, pemasar bisa membuat program yang sesuai dan relevan denga karakteristik konsumen yang dituju. Indikator keberhasilannya adalah ketika konsumen bereaksi positif terhadap produk yang dikomunikasikan.

Karakteristik kepribadian : kepribadian menggambarkan perbedaan individu, kepribadian menunjukan konsistensi dan berlangsung lama, dan kepribadian dapat berubah.

Kepribadian itu menggambarkan gabungan karakter.
Karakter individu telah berlangsung sejak kecil dan telah mempengaruhi perilaku individu secara konsisten (dalam waktu yang lama).
Kepribadian cenderung bersifat permanen.
Situasi bisa menyebabkan seseorang mengubah kepribadiannya.

Teori kepribadian Freud.
Menurut Freud ada tiga unsur kepribadian atau personality yaitu id, ego, dan superego.
Id adalah dasar dalam kepribadian (makan, minum, biologis).
Superego adalah sifat patuh terhadap peraturan dan norma.
Sedangkan ego adalah penyeimbang id dan superego (disadari oleh yang bersangkutan).
Superego dan ego berasal dari dalam diri seseorang.

Teori Freud dan Pemasaran
Bagaimana para pemasar menggunakan teori kepribadian Freud dalam komunikasi pemasaran?
Unsur id: secara naluriah, laki-laki menyukai kecantikan wanita dan sebaliknya wanita menyukai kegantengan laki-laki.

Teori Neo-Freud (Teori Sosial Psikologi)
Berbeda dengan Freud dalam dua hal:
1.       Lingkungan sosial yang berpengaruh dalam pembentukan kepribadian bukan insting manusia.
2.       Motivasi berperilaku diarahkan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Merupakan kombinasi dari sosial dan psikologis: individu berusaha untuk memenuhi apa yang dibutuhkan masyarakat dan masyarakat membantu individu.
Hubungan sosial adalah factor dominan dalam pembentukan dan pengembangan kepribadian.

Gaya hidup (Lifestyle)
Gaya hidup adalah konsep yang lebih baru dan lebih mudah terukur dibandingkan kepribadian.
Menurut Engel, Blackwell, dan Miniard gaya hidup adalah pola dimana orang hidup dan menggunakan uang dan waktunya.
Menurut Solomon gaya hidup mencerminkan pola konsumsi yang menggambarkan pilihan seseorang bagaimana dia menggunakan waktu dan uang.

Perbedaan gaya hidup dan kepribadian adalah gaya hidup relatif lebih mudah berubah dan tidak permanen, lebih menggambarkan perilaku seseorang, dan menggambarkan manifestasi eksternal. Sedangkan kepribadian cenderung lama atau permanen.

Konsep diri

Menurut Solomon, arti konsep diri mengacu pada kepercayaan yang dipegang seseorang, mengenai atribut mereka dan bagaimana mengevaluasi kualitas.

0 komentar:

Posting Komentar